Foto
Video
Deskripsi singkat:
Mengapa pengujian beton penting dan di mana bisa dilakukan di Bali. Pelajari metode uji slump, uji kuat tekan, dan cara memeriksa kualitas beton setelah konstruksi.
Kata kunci:
pengujian beton, laboratorium beton Bali, kekuatan beton, palu Schmidt, uji slump, CV ALMATECH, beton ready mix, site mix, bali contractors
Pilihan terbaik adalah menyewa mixer semi otomatis dengan pompa dan tenaga kerja berpengalaman. Dengan begitu, campuran beton akan lebih merata dan hasilnya lebih konsisten.
Baik beton buatan sendiri maupun yang dibeli dari pemasok harus diuji kualitasnya. Metode yang paling umum adalah uji slump, untuk mengetahui kelecakan campuran. Selain itu, setiap pengecoran harus disertai dengan pembuatan sampel uji dalam cetakan standar (di Indonesia berbentuk silinder), yang kemudian diuji setelah 28 hari di laboratorium independen dengan peralatan terkalibrasi.
Beberapa laboratorium di Denpasar dan Kuta Selatan menyediakan layanan pengujian seperti ini.
Kontak dua laboratorium Anda dapat menemukan informasi kontak kode QR di galeri foto
Hasil pengujian sebaiknya disimpan hingga proyek selesai, bahkan setelahnya. Dokumen ini penting jika di kemudian hari muncul klaim atau masalah pada struktur. Bersama dokumen teknis lainnya, hasil uji dapat membantu menentukan sumber kesalahan — apakah dari perencana atau pelaksana.
Untuk penilaian cepat terhadap bangunan yang sudah jadi, dapat digunakan pemindai ultrasonik atau palu Schmidt. Walau hasilnya tidak bersifat hukum, metode ini memberi gambaran nyata tentang kualitas beton di lapangan.
Perlu diperhatikan bahwa laboratorium di Bali umumnya belum memiliki metode yang tepat untuk menguji inti silinder. Mereka menggunakan mesin yang sama dengan uji kubus kecil tanpa kalibrasi atau konversi. Hasilnya hanya berupa laporan angka tanpa pernyataan kualitas beton.

